Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mengatasi Anak Batuk di Malam Hari

Temanmama.com - Anak batuk di malam hari akan sangat mengganggu jam istirahatnya. Tak jarang anak justru menjadi rewel karena gangguan batuk tersebut.

Batuk memang termasuk gejala penyakit anak yang paling umum, Ma. Karena itu, mama tak perlu khawatir meski batu kedengarannya menakutkan, namun umumnya bukan tanda suatu kondisi yang serius.

Nah, batuk merupakan suatu refleks tubuh dan penting untuk membantu melindungi saluran udara di tenggorokan dan dada, Ma.

Batuk itu ada banyak jenisnya, Ma.

Batuk di malam hari bisa terjadi karena lendir dadri hidung atau sinus mengalir ke tenggorokan dan memicu batuk saat anak tidur.

Batuk tersebut akan menjadi masalah jika membuat Si Kecil tidak bisa tidur dengan baik.

Berikut ini Temanmama.com uraikan cara mengatasi batuk anak pada malam hari. Disimak ya, Mam.

Cara Mengatasi Anak Batuk di Malam Hari

1. Pastikan anak tetap terhidrasi

Ketika anak sakit karena mengalami batuk yang mengganggu, pastikan Si Kecil tetap terhidrasi, Mam. Pasalnya, air dapat membantu tubuh anak melawan penyakit dan menjaga saluran udara agar senantiasa lembab.

Mama dapat memastikan bahwa Si Kecil terhidrasi dengan cukup air salah satunya dengan meminta mereka minum satu porsi air sesuai usia mereka. Misalnya, anak berusia satu tahun membutuhkan minimal air satu porsi. Sedangkan usia dua tahun membutuhkan dua porsi air. Begitu seterusnya.

Dalam kondisi sakit, setidaknya mama bisa memberikan asupan air setiap satu atau dua jam. Namun jangan pernah memaksakannya kepada anak.

2. Letakkan kepala lebih tinggi saat tidur

Khusus untuk bayi di bawah satu setengah tahun sebenarnya tidak disarankan tidur dengan bantal.

Untuk anak balita, mama dapat menidurkan dengan posisi kepala Si Kecil lebih tinggi menggunakan bantal.

Jika anak tidurnya selalu berubah-ubah posisi, maka mama dapat menggunakan boks tidur bayi dengan cara meninggikan bagian kepalanya.

Untuk saran ini, mama sebaiknya konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu.


3. Gunakan humidifier di kamar

Menambahkan kelembapan udara di kamar akan menjaga saluran udara Si Kecil tidak mengering dan lendir menjadi encer. Penggunaan pelembap udara akan sangat membantu meredakan batuk anak, Mam.

Saat membeli pelembap udara, pilihlah pelembap udara dingin (cold air humidifier). Pelembap udara dingin lebih aman untuk anak-anak balita dan sama efektifnya dengan pelembap udara hangat.

Gunakan pelembap udara sepanjang malam di kamar saat anak tidur. Begitu pun ketika siang hari, pakaian pelembap udara di tempat beraktivitas Si Kecil.

Kalau mama tidak memiliki pelembap udara, alternatifnya dapat memandikan anak dengan air hangat. Posisikan Si Kecil duduk di kamar mandi beruap untuk memberikan Si Kecil kelegaan bernapas.

4. Gunakan tetes hidung saline

Di apotek mana pun mudah sekali dijumpai tetes hidung saline. Penggunaan tetes hidung ini menggunakan alat suntik atau tiupan hidung.

Tetes hidung yang mengandung garam ini dapat membantu melunakkan lendir pada saluran napas Si Kecil.

Jika belum pernah menggunakannya, ikuti saja intruksi pada botol, Mam.

Tetes hidung ini juga dapat digunakan sebelum tidur atau di tengah malam jika Si Kecil terbangun tiba-tiba karena batuk.

Tetes hidung saline diperjualbelikan dengan bebas di apotek dan umumnya aman untuk penggunaan bagi balita.


5. Gunakan madu

Madu merupakan pemanis alami yang mampu meredakan sakit tenggorokan, Mam. Madu juga mempunyai sifat antibakteri dan dapat melenyapkan infeksi.

Tapi penggunaan madu diperuntukkan untuk anak di bawah satu tahun karena dapat berisiko botulisme. Pasalnya, anak-anak di usia tersebut belum mempunyai pertahananm elawan spora dalam sistem pencernaan sebagaimana anak-anak di usia satu tahun ke atas, Mam. 

Karena itu, bagi balita di atas satu tahun, mama dapat memberikan sesendok madu lebih sering. Namun perhatikan juga asupan gula yang menyertainya. Untuk itu, belilah madu yang asli karena kandungan gulanya alami.

Selain itu, mama juga bisa mencampurkan madu dengan air hangat untuk memudahkan Si Kecil mengonsumsi madu. Hal ini memberikan manfaat lebih untuk sekaligus menghidrasi Si Kecil.

Demikian lima cara mengatasi anak batuk di malam hari, Mam. Semoga artikel ini membantu. Jika artikel ini informatif, jangan lupa dibagikan ya, Mam.

Posting Komentar untuk "Cara Mengatasi Anak Batuk di Malam Hari"