Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apakah Boleh Ibu Hamil Makan Daging Biawak? Yuk, Simak Penjelasannya, Mam

Temanmama.com – Sering kali perempuan hamil mempunyai banyak keinginan dalam mengonsumsi makanan atau “ngidam”. Termasuk pula yang berkeinginan makan daging biawak? Lalu muncul pertanyaan: apakah boleh ibu hamil makan daging biawak?

Perlu mama ketahui bahwa biawak merupakan binatang sebangsa kadal yang ukurannya tidak terlalu besar dan tidak kecil atau bentuknya menengah. Biawak hidup di iklim tropis, seperti Indonesia.

Biawak juga termasuk reptil berdarah dingin yang sering kali berperilaku menjemur tubuhnya di bawah terik matahari. Tujuannya untuk menjaga keseimbangan suhu dan kelembaban agar metabolisme tubuhnya berjalan dengan baik, Mam.

Apakah Boleh Ibu Hamil Makan Daging Biawak?
Sumber gambar: Alexas_Fotos/Pixabay

Bagi sebagian masyarakat Indonesia, daging biawak konon dianggap dapat menjaga stamina tubuh serta dapat mengobati penyakit sesak napas.

Sebagian orang juga mempercayai daging biawak menjadi jamu yang dapat meningkatkan vitalitas kaum Adam, Mam.

Namun khasiat daging biawak tersebut belum terbuktikan secara ilmiah, benar atau tidaknya.

Bahaya mengonsumsi daging biawak

Daging biawak pernah ditelit oleh Idawati Naustion bersama timnya dari Unsyiah tahun 2014 (Mongabay.co.id).

Hasil penelitiannya menyatakan bahwa:
  • Mengonsumsi daging biawak dapat membuat jaringan tubuh manusia rusak. Pasalnya, daging biawak mengandung sejumlah parasit, seperti cacing pita.
  • Mengonsumsi daging biawak dapat menyebabkan penyakit kista. Pasalnya, daging biawak mengandung parasit Pentastomiasis.
  • Mengonsumsi daging biawak dapat menyebabkan penyakit kulit bagi tubuh manusia. Pasalnya, daging biawak mengandung bakteri Mycobacterium.
Selain Idawati, menurut dr. Ayutika Saraswati (Klikdokter.com) daging biawak juga berbahaya dikonsumsi manusia karena:
  • Terdapat efek samping mikrobiologis seperti bakteri Shigella, Salmonella, Campylobacter, Yersinia enterolitica, Escherhia coli, Clostridium, dan Staphylococcus aureus. Bakter-bakteri tersebut dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit, seperti diare hingga kematian.

Ibu hamil mengonsumsi daging biawak, bolehkah?

Di atas sudah dipaparkan bahaya mengonsumsi daging biawak, jadi bisa digarisbawahi bahwa ibu hamil tidak boleh mengonsumsi daging binatang melata tersebut. Pasalnya, selain dapat membahayakan janin, juga dapat membahayakan si ibu.


Untuk pilihan daging yang baik dikonsumsi ibu hamil adalah daging yang sudah dimasak hingga matang. Mama boleh mengonsumsi daging ayam, sapi, kambing, dan binatang memamah biak lainnya.

Selama hamil, mama sebaiknya menghindari daging mentah atau setengah matang. Pasalnya, pada daging yang belum matang dapat mengandung bakteri Toksoplasmosis yang bisa menyebabkan keguguran, Mam. 

Semoga informasi ini dapat membantu, Mam.

Posting Komentar untuk "Apakah Boleh Ibu Hamil Makan Daging Biawak? Yuk, Simak Penjelasannya, Mam"