Inilah Cerita Puasa Ramadhan untuk Anak agar Selalu Bersemangat Menjalani Ibadah

Inilah Cerita Puasa Ramadhan untuk Anak agar Selalu Bersemangat Menjalani Ibadah

Setiap anak tentu paling suka diceritakan atau didongengkan, Mam. Waktu yang sering digunakan untuk bercerita pada anak adalah menjelang tidur. Di waktu seperti itu anak akan mudah menerima dan menyerap cerita-cerita yang mama dongengkan.

Bagi perkembangan mental anak, cerita/dongeng adalah dapat membantu anak mengembangkan daya imajinasinya, Mam. Pasalnya, imajinasi termasuk penting bagi perkembangan daya pikir anak.

Selain itu, cerita/dongeng adalah medium yang paling tepat untuk mengajari nilai-nilai kehidupan secara tak langsung kepada anak.

Cerita Puasa Ramadhan untuk Anak
Sumber gambar: StockSnap/Pixabay

Nah, ketika memasuki bulan Ramadhan dan anak sudah mulai menjalankan ibadah puasa, maka mama dapat tetap dapat menceritakan anak kisah-kisah, misalnya, dari kisah-kisah nabi. Ada banyak sekali pilihan cerita yang mama dapat dongengkan.

Cerita-cerita ini akan membuat anak bersemangat menjalankan ibadah puasa, Mam. Dari cerita ini juga si kecil dapat mengambil hikmah dan nilai-nilai yang berguna dalam kehidupan.

Temanmama.com sudah merangkum cerita ini untuk menemani si kecil berpuasa.

Kisah Habil dan Qabil: Cerita tentang Kejahatan yang Pertama Kali Terjadi di Muka Bumi

Mam, apakah si kecil sudah pernah mendengar kisah Habil dan Qabil? Mereka berdua merupakan keturunan Nabi Adam. Kisah Habil dan Qabil diabadikan dalam Al-Quran agar dapat diambil pelajaran dan hikmahnya. Cerita ini adalah kisah kejahatan pertama yang terjadi di bumi. Cerita selengkapnya dapat mama baca berikut ini.

Alkisah, nabi pertama kita, Nabi Adam, mempunyai anak-anak kembar lelaki dan perempuan. Hanya Allah saja yang mengetahui berapa jumlahnya beserta nama-nama mereka semuanya.

Seperti diriwayatkan oleh Ibnu Abbas dan Ibnu Mas'ud bahwa Nabi Adam menikahkan putera dan puterinya dari satu kelahiran dengan kelahiran yang lain.

Pada suatu hari, Habil akan dinikahkan dengan saudara perempuan Qabil yang paling cantik dibandingkan anak-anak perempuan Nabi Adam lainnya.

Baca juga: 7 Manfaat Luar Biasa Mendengarkan Musik untuk Anak

Namun Qabil menolak pernikahan saudaranya tersebut. Alasannya, ia ingin menikahi saudara perempuannya yang cantik tersebut.

Mencegah kedua puteranya bertengkar, maka Nabi Adam memerintahkan mereka untuk mempersembahkan kurban kepada Allah. Jika satu di antara mereka diterima kurbannya oleh Allah, maka dialah yang berhak menikahi saudara perempuan Qabil.

Habil pun mempersembahkan kurban berupa seekor kambing betina yang gemuk. Sedangkan Qabil berkurban setumpuk tanaman yang buruk.

Tak lama kemudian, dari langit menyambar api ke kurban miliki Habil. Sementara kurban milik Qabil tidak disentuh sama sekali.

Melihat hal tersebut, Qabil pun marah sekali dan berkata kepada saudaranya: "Aku pasti akan membunuhmu!" Perkataan Qabil tersebut dimaksudkan agar Habil tidak jadi menikahi saudara perempuannya.

Maka dikisahkan suatu hari Habil terlambat datang ke rumah. Nabi Adam pun memerintahkan kepada Qabil untuk mencarinya.

Ketika mereka bertemu, Qabil masih marah dan berniat membunuh Habil.

Meskipun Habil lebih kuat daripada Qabil, ia meiliki akhlak yang lebih baik dari saudaranya. Ia lebih takut kepada Allah.

Pada akhirnya, Qabil memukul kepala Habil dengan batu hingga Habil meninggal seketika.

Setelah membunuh saudaranya, Qabil bingung dan membawa mayat saudaranya ke mana-mana. Kemudian Allah mendatangkan dua ekor burung gagak yang berkelahi. Salah satu dari buruk gagak tersebut mati dan burung gagak yang hidup itu lalu menggali tanah dengan cakarnya untuk mengubur bangkai burung yang mati.

Kemudian Qabil melakukan hal yang sama dengan menggali kubur bagi Habil dan menutupinya dengan tanah.

Pada hari yang sama, Qabil pun mendapat hukuman yang setimpal dari Allah. Kakinya terikat hingga ke tulang pahanya dan wajahnya memandang terik matahari. Itulah hukuman yang ia terima karena membunuh saudaranya.

Sekian cerita Habil dan Qabil. Setelah mendongengkan cerita ini, mama dapat menarik hikmah dan nilai-nilai apa saja yang dari kisah tersebut. Semoga ibadah puasa anak mama lancar dan menyenangkan……
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment