-->
Manfaat Minyak Ikan untuk Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Manfaat Minyak Ikan untuk Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Minyak ikan adalah salah satu suplemen makanan yang paling sering dikonsumsi, terutama oleh anak-anak, Mam.

Suplemen ini kaya akan asam lemak omega-3 yang penting bagi kesehatan si buah hati.

Apabila anak mama tidak terlalu menyukai ikan, maka mengonsumsi suplemen minyak ikan dapat membantu ia mendapatkan cukup asam lemak omega-3, Mam.

Minyak ikan adalah lemak/minyak yang diekstraksi dari jaringan daging ikan, Mam. Biasanya berasal dari ikan berminyak, seperti tuna, ikan teri, herring, dan mackerel.

Tapi terkadang minyak ikan diproduksi dari hati ikan lain seperti minyak ikan cod.

Manfaat minyak ikan untuk anak
Sumber gambar: Pixabay/monicore

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan makan 1-2 porsi ikan per minggu. Pasalnya, asam lemak omega-3 dari ikan dapat memberikan manfaat kesehatan, termasuk perlindungan terhadap sejumlah penyakit.

Akan tetapi, jika tidak dapat makan 1-2 porsi ikan per minggu, suplemen minyak ikan dapat membantu mendapatkan cukup omega-3.

Sekitar 30% minyak ikan terdiri dari omega-3, sedangkan 70% sisanya terdiri dari lemak lain. Minyak ikan juga mengandung beberapa vitamin A dan D. Berikut ini, Temanmama.com paparkan tentang manfaat paling penting minyak ikan, Mam.

Manfaat utama minyak ikan

Para orang tua biasanya menganjurkan anaknya mengonsumsi zat besi karena banyak mengandung vitamin dan mineral, Mam. Itu sebabnya, anak-anak mereka mengonsumsi sayur bayam. Tapi pada sisi lain, vitamin C yang juga penting sering kali diabaikan.

Namun, sekarang ini kehadiran minyak ikan justru menjadi tren dalam pemenuhan nutrisi anak. Pasalnya sejumlah vitamin penting terdapat dalam minyak ikan. Meskipun pada lain sisi juga masih banyak orang tua yang berfokus pada kalsium dan vitamin D karena adanya anak-anak yang kurang dalam minum susu.

Apa sebabnya minyak ikan jadi populer? Apakah karena minyak ikan mengandung asam lemak tak jenuh ganda tinggi yang bisa menurunkan kadar trigliserida? Atau karena manfaat minyak ikan yang dapat mengurangi risiko jantung koroner dan mengurangi darah tinggi?

Baca juga: Manfaat dan Khasiat Penting Madu untuk Anak

Seperti sering kita dengar bahwa minyak ikan jadi populer karena dapat membantu ADHD, asma, radang sendi, jantung abnormal, dan mencegah beberapa jenis kanker.

Klaim bahwa minyak ikan juga dapat membantu meningkatkan perkembangan otak anak adalah salah satu alasan yang menyebabkan banyak orang tua memfokuskan pada tujuan tersebut.

Sumber minyak ikan

Selain suplemen dan pil minyak ikan, mama bisa mendapatkan minyak ikan dan asam lemak omega-3 dari beberapa jenis makanan berikut:
  • Ikan berlemak, termasuk rainbow trout (trout pelangi), herring, salmon, mackerel, dan sarden yang memiliki kadar DHA dan EPA paling tinggi
  • Jenis ikan lain, seperti flounder, scallop, pollock, kerang, udang, tuna albacore kalengan, catfish, yang kesemuanya memiliki kadar DHA dan EPA lebih rendah daripada ikan berlemak
  • Minyak hati ikan kod
  • Makanan dan minuman yang diperkaya dengan DHA, seperti Yotoddler yogurt dan Juicy Juice yang mengandung DHA.
ikan salmon
Sumber gambar: Pixabay/BarbaraJackson


Sumber asam lemak omega-3 non-ikan lainnya dapat mama dapatkan dari:
  • Alga
  • Biji rami, kedelai, kenari, dan tahu
  • Sebagian besar merek susu formula yang kini diperkaya dengan DHA dan ARA yang dibuat lebih mirip dengan ASI dan mengandung asam lemak omega-3
  • Makanan bayi yang diperkaya DHA
  • Makanan lain yang diperkaya DHA (dapat dicek di label makanan), termasuk Pediasure.
Perlu mama ketahui bahwa sebagian besar makanan yang diperkaya dengan DHA menggunakan alga, sumber DHA vegetarian.

Meskipun makanan yang diperkaya DHA memiliki DHA yang jauh lebih sedikit ketimbang kebanyakan ikan, kemungkinan anak-anak akan makan dan minum lebih sering dengan makanan yang diperkaya DHA lainnya.

Dosis konsumsi minyak ikan

The American Heart Association menyarankan bahwa semua orang dewasa dapat makan berbagai jenis ikan. Tapi lebih disukai yang mengandung tinggi asam lemak omega-3, setidaknya dua kali seminggu, serta makanan yang kaya ALA, seperti kenari, kacang kedelai, tahu, dan biji rami.

Khusus orang dewasa dengan penyakit jantung koroner harus memastikan bahwa mereka mendapatkan setidaknya 1000mg setiap hari dan bahkan dosis yang lebih tinggi jika mereka memiliki kadar trigliserida yang tinggi.

Meski tidak ada saran khusus mengenai minyak ikan dan asam lemak omega-3 untuk anak-anak, dalam piramida makanan disarankan menambahkan konsumsi ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian dalam makanan anak.

Baca juga: Ketahui Manfaat Besar Daun Sirih untuk Anak

Pasalnya, walau tak terbukti secara kuat, ada penelitian yang menyatakan bahwa makanan ikan yang kaya akan EPA dan DHA dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.

Dosis konsumsi minyak ikan yang umum untuk anak-anak adalah dua porsi seminggu. Pasalnya, belum ada rekomendasi mg (miligram) khusus per hari untuk DHA dan ARA bagi anak-anak, Mam.

Begitu juga ketika memberikan ikan untuk anak-anak, orang tua harus mengingat akan bahaya kandungan merkuri yang terdapat pada tubuh ikan, termasuk membatasi konsumsi tuna jenis albacore kalengan—setidaknya tidak lebih dari seminggu sekali.

Anak-anak kecil dapat mengonsumsi ikan lain yang memiliki kadar merkuri lebih rendah, seperti tuna kalengan, pollock, dan salmon dua kali seminggu.

Perlu diingat juga bahwa wanita yang hamil, ibu menyusui, dan anak kecil tidak boleh makan ikan king mackerel, tilefish, dan ikan todak sama sekali karena kemungkinan di dalam tubuh ikan tersebut memiliki kandungan merkuri tinggi.

Nah, itulah penjelasan singkat mengenai manfaat minyak ikan untuk anak, Mam. Jika masih ragu menggunakan minyak ikan sebagai supelemen tambahan, mama dapat menghubungi dokter terkait agar mendapatkan informasi yang lebih lengkap. Semoga artikel ini dapat membantu dan memperkaya informasi mama ya!
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment