Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tips Keramas pada Bayi dan Berapa Kali Sebaiknya?

Bolehkah bayi keramas setiap hari? Sebaiknya bayi keramas berapa hari sekali? Bolehkah bayi keramas dua kali sehari? Atau idealnya bayi keramas berapa hari sekali? Pernahkah mama bertanya demikian karena sedang bingung?

Apalagi ini adalah pengalaman pertama mama dalam memandikan sekaligus mengeramasi/mencuci rambut si kecil. Pastinya, ada rasa senang campur bingung karena belum pernah mengeramasi bayi. Mungkin ada rasa takut jika busa sampo mengenai mata atau masuk ke hidung atau lubang telinga si kecil, Mam.

Keramas pada Bayi
Sumber gambar: Pixabay/pavelkraus

Semua rasa tersebut adalah wajar karena semua ibu baru tentu akan mengalaminya. Mama jangan bingung, karena bisa bertanya kepada orang tua atau orang lain yang sudah berpengalaman. Ini hanya masalah jam terbang saja kok, Mam.

Pada dasarnya, rambut bayi memang harus dicuci/dikeramasi agar terhindar dari kerak pada kulit kepalanya. Sejak baru lahir rambut bayi memang sudah dikeramasi, Mam. Manfaat mencuci rambut bayi adalah untuk merangsang pertumbuhan rambut serta menjaga kebersihan kulit kepala.

Nah, jika mama belum mendapatkan informasi tentang cara mencuci/mengeramasi bayi, Temanmama.com sudah merangkum tips penting sebagai panduan yang bisa mama terapkan di rumah.

1. Rambut bayi tak perlu dicuci setiap hari

Mencuci rambut bayi memang tidak perlu dilakukan secara berlebihan, Mam. Apalagi dilakukan setiap hari. Rambut bayi yang terlalu sering dicuci dapat menyebabkan kulit kepala menjadi kering dan tidak nyaman. Paling tidak mencuci rambut bayi dapat dilakukan dua kali dalam seminggu.

Jika bayi lebih sering berkeringat di bagian sekitar kepalanya, maka itu adalah hal yang wajar kok, Mam. Namun jika ama hendak mencuci rambut bayi setiap hari, maka harus hati-hati ya, Mam. Mama bisa menggunakan sampo bayi serta handuk kecil basah untuk membersihkan bagian kepala bayi.

2. Gunakan air hangat suam-suam kuku

Suam-suam kuku maksudnya air agak panas, tetapi tidak terlampau panas (berkisar 20-30 derajat Celsius). Pasalnya, kulit bayi masih sangat sensitif, Mam, sehingga jangan gunakan air yang cukup panas karena bisa melukai kulit kepala bayi.

Baca juga: Tips Memandikan Bayi di Bak Mandi dengan Tepat dan Benar

Sebelum menggunakan air hangat untuk bayi, cobalah air tersebut dahulu. Untuk menghindari semburan air panas yang tak terduga, jangan taruh bayi di air keran yang masih mengalir, Mam.

3. Cara mencuci rambut bayi

Mencuci rambut bayi dan balita sangat berbeda, Mam. Khusus untuk bayi, apalagi yang baru lahir, harus lebih hati-hati, Mam. Berikut ini tips untuk mencuci rambut dan menjaga kulit kepala bayi agar tetap sehat, Mam.
  • Tempat untuk mencuci harus nyaman sehingga bayi tidak rewel selama dicuci rambutnya. Jika perlu, letakkan mainan yang ia sukai, Mam.
  • Tidak semua bayi suka kepalanya dibasahi, Mam. Untuk itu, sebelumnya ajaklah berbicara/bernyanyi terlebih dahulu. Ketika bayi tampak sudah siap, balurkanlah sampo ke kulit kepala hingga merata dan hindari air terlalu banyak mengenai wajahnya.
  • Posisi yang tepat untuk mencuci rambut bayi adalah dengan posisi berbaring agar sabun tidak mengenai mata bayi. Sanggah kepala dan bahunya dengan kuat tetapi tetap lembut agar bayi merasa nyaman dan aman.
  • Mama bisa menggunakan spons lembut untuk mencuci rambut dan kulit kepala si kecil. Basahilah terlebih dulu rambut dengan spons dan berilah sampo. Kemudian pijat dengan perlahan dan lembut.
  • Setelah selesai, segera keringkan rambut bayi dengan handuk yang lembut atau juga bisa menggunakan pengering rambut yang tidak terlalu panas untuk mengeringkan bagian kepala dan tubuh bayi.

4. Sampo yang tepat untuk rambut dan kulit kepala bayi

Sebenarnya, sampo tidak terlalu diperlukan ketika mencuci rambut bayi, Mam. Namun jika mama ingin menggunakan sampo, pilihlah jenis sampo yang bebas parafin, pewangi, dan lateks ya, Mam. Tujuannya agar menghindari iritasi mata dan kulit serta menghindari paparan bahan kimia, Mam.

Baca juga: Cara Memperbanyak ASI yang sudah Sedikit/Kering secara Alami

Sampo bayi yang baik memang dibuat secara khusus agar aman bagi rambut dan kulit kepala bayi, Mam. Untuk memilih sampo yang aman, ceklah pH-nya, Mam. pH yang netral adalah 5,5 yang tepat untuk rambut bayi.

Enggak sulit kan, Mam? Itulah beberapa tips yang dapat mama coba di rumah untuk mencuci rambut si kecil. Selamat mencoba ya, Mam!

Post a Comment for "Tips Keramas pada Bayi dan Berapa Kali Sebaiknya?"

Berlangganan via Email