Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Mengatasi Anak yang Suka Berbohong

Temanmama.com - Setiap orang tua tentu pernah dibohongi anak. Tak sedikit pula banyak orang tua yang memarahi si anak karena berani melakukan tindakan tercela tersebut. Kalau mama termasuk orang tua tipe pemarah, mending dipikir-pikir lagi deh sebelum meluapkan kemarahan. Pada dasarnya meluapkan rasa marah tidak akan menyelesaikan permasalahan yang ada lho!

Pasalnya, cara terbaik mengatasi anak yang kerap berbohong adalah dengan mencari tahu terlebih dahulu alasan di balik mengapa ia melakukan tindakan tersebut. Dengan begitu, mama bisa bertindak lebih bijaksana dan tidak perlu menggunakan emosi.

Anak berbohong
Sumber gambar: Pixabay/Schwerdhoefer

Tahukah mana bahwa sebenarnya anak mulai mengenal “berbohong” ialah saat usianya menginjak tiga tahun. Pada usia tersebut, si anak berpikir bahwa orang tuanya tidak bisa menebak semua isi pikirannya sehingga ia menyadari ada beberapa hal yang bisa ia lakukan tanpa diketahui orang dewasa, Mam.

Di usia 4-6 tahun

Perbuatan berbohong itu kemudian bisa meningkat ketika usia anak bertambah, Mam. Di usia 4-6 tahun, si anak lebih pandai lagi dalam mengembangkan kebohongan dengan cara berakting, misalnya menampilkan ekspresi dan suara yang dibuat-buat, Mam.
Baca juga: Tips Membangun Karakter Positif pada Anak

Karena itu, semakin usia anak bertambah, ia akan lebih pandai dalam berbohong loh, Mam. Bahkan, hal apa pun bisa ia tutupi dan rahasiakan dari orang tua.

Di usia 5-10 tahun

Ketika usia anak mama 5-10 tahun, maka saat itulah mama harus membuat batasan mana kebohongan dan kejujuran. Perlu diketahui bahwa lingkungan sekitar anak memiliki peran penting untuk menjelaskan arti kejujuran. Maka dari itu, anak di usia 10 tahun sebenarnya sudah bisa mengerti batasan antara kejujuran dan kebohongan, Mam.

Penyebab anak berbohong

Biasanya, anak berbohong kepada orang tua tak lain karena takut ketahuan bahwa ia melakukan kesalahan dan mencari jalan untuk menutup-nutupi kesalahnnya. Namun, penyebab anak berbohong juga bisa karena hal lain, Mam. Misalnya ingin mendapat perhatian lebih, atau bahkan sekadar ingin mengetahui respons dari orang tua, Mam.

1. Orang tua menjadi role model bagi anak

Menghadapi anak yang suka berbohong memang tidak mudah, Mam. Tapi kita harus selalu ingat bahwa sebagai orang tua, anak-anak akan selalu mengawasi setiap tindak-tanduk kita. Jadi dalam bertindak apa pun harus hati-hati dan dipikir dua kali.

Tugas kita adalah menjadi role model yang baik dan menjadi pribadi yang jujur secara konsisten. Karena itu, jika kita ingin membesarkan anak-anak yang jujur, maka kita harus memberikan contoh.

2. Jelaskan dampak negatif berbohong

Meski kadang anak kurang paham ketika dijelaskan orang dewasa, mama perlu mejelaskan dengan sabar dan bila perlu diulang-ulang agar Si Anak paham.

Mama dapat menjelaskan bahwa kebiasaan berbohong itu merugikan diri sendiri, misalnya, tidak ada teman yang mau bermain hingga tidak bisa dipercaya orang lain.

3. Jelaskan perbedaan berbohong dan berkata jujur

Anak di bawah usia lima tahun kadang tidak bermaksud berkata bohong kepada mama. Adakalanya Si Anak memang benar-benar belum bisa membedakan berkata jujur dan berbohong.

Untuk itu, mama harus memberikan pemahaman kepada Si Anak bahwa berbohong dan berkata jujur itu dua hal yang berbeda. Mama dapat membantu Si Anak agar memahami dua konsep tersebut.

Maka, jika langsung marah dengan anak karena dia berbohong hanya akan menghilangkan fokus permasalahan yang ada. Lagi pula, sudah yakinkah bila anak mama benar-benar berbohong? Sebaiknya jika memang benar si anak berbohong, mama harus bisa menguasai emosi, jangan sampai marah-marah.
Baca juga: Mam, Inilah Alasan Mengapa Anak Berbuat Nakal
Pergilah ke tempat yang tenang untuk menguasai emosi. Setelah tenang, mama bisa mulai berbicara kepada si anak. Jangan sampai mama membuat si anak ketakutan karena mama akan menghukumnya. Ini justru akan membuat si anak tidak berkata jujur.

Bagaimana, Mam, apakah si buah hati sering berbohong? Cari tahu dulu yuk apa penyebabnya dan bicarakanlah dengan santai agar anak dapat mengutarakan semua isi hatinya.

(Artikel ini diperbarui pada 8 Juli 2022)

Posting Komentar untuk "Tips Mengatasi Anak yang Suka Berbohong"