-->
Tips Memandikan Bayi di Bak Mandi dengan Tepat dan Benar

Tips Memandikan Bayi di Bak Mandi dengan Tepat dan Benar

Memandikan bayi barangkali tidak hanya soal kebersihan, melainkan bisa menjadi cara yang paling indah untuk memperkuat ikatan antara ibu dan bayi, Mam. Beberapa bayi dapat menikmati air hangat sedari awal kelahiran, sedangkan bayi lainnya memerlukan waktu sebentar untuk membiasakan diri dengan sensasi baru pada kulit mereka.

Bagi mama yang baru saja menjadi orang tua mungkin ini adalah pengalaman pertama kali dalam memandikan si buah hati. Memang memandikan bayi dibutuhkan teknik yang tepat agar bayi selama proses mandi aman-aman saja dan seluruh tubuhnya bersih.

Tips Memandikan Bayi
Sumber gambar: Pixabay/amyelizabethquinn

Perlu mama catat, bahwa waktu memandikan bayi yang tepat itu tidak sehabis makan atau menyusu. Pasalnya, bayi membutuhkan waktu beberapa saat untuk menyesuaikan asupan yang baru saja diterima dalam perutnya, Mam.

Berikut ini adalah tips dan cara dalam memandikan bayi di bak mandi yang bisa mama terapkan di rumah. Yuk simak informasi Temanmama.com selengkapnya, Mam!

1. Siapkan peralatan mandi

Sebelum memandikan si buah hati, sebaiknya mama meletakkan waslap, sabun, sampo serta keperluan mandi lainnya di dekatnya. Dengan begitu, mama tak perlu meninggalkan kamar mandi ketika bayi berada di bak mandi.

Kemudian letakkan popok serta pakaian bayi di tempat yang mudah mama jangkau setelah mandi. Apalagi ketika mama memandikan bayi seorang diri tanpa bantuan siapa pun, maka perlu melakukan persiapan tersebut sebelumnya.

2. Suhu air yang ideal untuk bayi

Isilah bak mandi dengan air 5-7 sentimeter air. Perlu mama perhatikan bahwa bayi dapat mandi menggunakan air hangat, tetapi bukan air panas ya. Setelah memasukkan air panas ke air dingin, jangan lupa diduk-aduk terlebih dahulu, Mam, agar panas air merata.

Untuk memastikan air dalam suhu yang tepat, mama dapat menggunakan tangan untuk menguji apakah suhu tersebut (suam-suam kuku) sudah tepat untuk bayi mandi. Nah, jika mama menggunakan pemanas air, suhu air untuk bayi yang tepat adalah 37-38 derajat Celcius.

Baca jugaCara Memperbanyak ASI yang sudah Sedikit/Kering secara Alami

3. Membersihkan bagian mata dan hidung

Mama bisa memakai bola kapas basah atau waslap (tanpa sabun) untuk membersihkan bagian kelopak mata mata dan wajah bayi. Pada bayi yang baru berusia dua hari, matanya tampak tertutup lapisan berwarna putih lantaran cairan amnion atau darah ketika proses persalinan.

Setelah itu, bersihkan juga bagian hidung dari cairan yang telah mengering. Pasalnya, di dalam lubang hidung bayi terdapat kotoran/lendir. Mama dapat membersihkan menggunakan cotton bud yang dicelupkan air hangat. Lakukanlah dengan perlahan dan lembut, Mam.

4. Membersihkan tubuh bayi

Bersihkan tubuh si kecil dari atas ke bawah (dari leher sampai selangka) dan dari depan ke belakang ya, Mam. Pastikan mama membersihkan bagian dalam semua lipatan si kecil, seperti bagian leher, belakang lutut, dan paha. Pakailah waslap yang diberi sabun yang lembut, Mam.

Khusus untuk bagian alat kelamin, mama harus memperhatikan perbedaan pada bayi perempuan dan bayi laki-laki. Untuk bayi perempuan, pakailah bola kapas yang sudah dibasahi air hangat. Bersihkan bagian alat vital hingga anus sampai semua kotoran hilang.

Sedangkan untuk bayi laki-laki, gunakan juga bola kapas yang sudah dibasahi air hangat, lalu bersihkan dari bagian alat vital hingga anus, Mam. Tak lupa bersihkan juga bagian kulup dari lemak/kotoran yang menempel.

Baca juga5 Manfaat Penting Daun Katuk untuk Kesehatan, Kecantikan, hingga ASI

5. Mengeramasi rambut bayi

Siapkan gelas atau gayung yang berisi air untuk membasahi rambut si kecil, Mam. Oleskan sedikit sampo bayi di kepalanya (bergantung pada tebal atau tidaknya rambut bayi). Gosok sampo di rambut hingga berbusa dengan gerakan memutar secara perlahan. Jaga jangan sampai sampo mengalir ke mata atau telinga bayi, Mam.

Jika sudah, isi gelas/gayung dengan air bersih untuk membilas rambut dan tubuh si kecil, Mam. Bilas rambut si kecil dengan air hingga semua busa sampo tak tertinggal di rambut. Pasalnya, sisa busa sampo di rambut dapat menyebabkan kerak di kulit kepala bayi, Mam.

6. Mengeringkan tubuh bayi

Setelah mandi selesai, angkat bayi dari bak mandi. Pegang pantatnya dengan satu tangan dan kepala serta leher dengan tangan lainnya. Pastikan pengangan mama terhadap tubuh bayi kuat agar bayi tidak terlepas.

Usai mandi, letakkan bayi di handuk yang telah disiapkan dan tepuk-tepuk dengan lembut hingga tubuhnya kering. Nah, enggak sulit kan, Mam? Kalau mama belum memiliki pengalaman karena baru kali pertama memandikan bayi, maka bisa melihat cara orang yang lebih berpengalaman terlebih dahulu.

Jika masih belum yakin, mama bisa memandikan bayi sembari dibimbing orang tua atau orang yang berpengalaman. Makin sering memandikan bayi, maka semakin sempurna teknik memandikan si kecil. Semoga membantu, Mam!
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment