Tips Menjaga Kesehatan Anak Usia 1-2 Tahun

Tips Menjaga Kesehatan Anak Usia 1-2 Tahun

Anak adalah keajaiban terbesar bagi setiap orang tua. Memiliki anak merupakan anugerah yang tidak ada harganya. Sebagai orang tua, kita tentu ingin memiliki anak yang pintar, lincah, rupawan, dan berperilaku sopan santun.

Tapi untuk memiliki anak yang ideal seperti itu, mama harus mendidik dan merawat si kecil dengan baik. Setidaknya, sedari si kecil berusia 12 bulan atau satu tahun, yakni ketika si anak sedang aktif bergerak, mama bisa terus memantau kesehatannya.

Tips Menjaga Kesehatan Anak Usia 1-2 Tahun
Sumber gambar: Pixabay/Bessi

Kalau mama mengamati dengan saksama pertumbuhan si anak, tentunya banyak terjadi perubahan pada diri anak. Dari yang mulai tidak bisa berbuat apa-apa hingga menjadi anak yang suka bereksplorasi, suka memasukkan benda apa pun ke dalam mulutnya, dan bergerak ke sana kemari. Sungguh perubahan luar biasa pada fase satu tahun di kehidupan si anak, Mam.

Perubahan di usia satu tahun tersebut memang sangat cepat dan karena itulah mengapa penting menjaga kesehatan anak agar bisa menunjang perkembangannya, Mam. Jangan sampai mama dan papa melupakan beberapa hal yang harus dilakukan di usia satu tahun pertama si kecil. Memang, apa saja sih yang harus diperbuat orang tua terhadap buah hatinya agar tumbuh menjadi anak yang sehat? TemanMama.com sudah merangkumnya khusus untuk mama.

1. Imunisasi tepat waktu

Salah satu cara menjaga kesehatan anak adalah dengan melakukan imunisasi tepat pada waktunya, Mam. Karena itu, jangan sampai jadwal imunisasi anak terlewat ya, Mam. Soalnya, Ikatan Dokter Anak Indonesia mengajurkan anak imunisasi di usia 12-18 bulan, antara lain imunisasi DPT ulangan, polio, campak, MR, hepatitis A, PCV, influenza, dan varisela.

Baca juga: Memperkenalkan MPASI pada Bayi Usia 6 Bulan

Untuk melakukan imunisasi, mama bisa menghubungi pihak rumah sakit untuk meminta jadwal waktu dan tempatnya atau di posyandu terdekat karena sekarang ini di setiap rukun warga (RW) sudah tersedia imunisasi secara gratis.

2. Menjaga asupan makanan anak

Di usia satu hingga dua tahun, anak mulai penasaran terhadap hal apa pun, termasuk jenis makanan yang dijumpainya, Mam. Banyak pula orang tua yang memberikan asupan makanan apa pun ke anak tanpa memilah-milahnya terlebih dahulu, Mam.

Mama jangan sesekali memberikan pelbagai jenis makanan kepada si kecil karena ia dianggap sudah bisa mengonsumsinya, Mam. Karena itu, mama harus memperhatikan dan menghindari beberapa jenis makanan, khususnya makanan yang mudah membuat si kecil tersedak. Misalnya, mama ingin memberikan sayuran, maka potong-potong terlebih dahulu agar memudahkan si kecil mengonsumsinya, Mam.

Selain ukuran makanan, mama juga harus memperhatikan kelembutan makanan. Intinya, jangan pernah memberikan jenis makanan makanan yang keras, seperti kacang, atau permen karena bisa menyebabkan si kecil tersedak. Juga, hindari jenis makanan yang terlalu lengket seperti permen karena karena bisa tersangkut di tenggorokan si kecil. Nah, jenis makanan yang menyebabkan alergi pada si kecil juga harus mama hindari. Apalagi sudah jelas jika si kecil memiliki alergi pada jenis makanan tertentu, Mam.

3. Jam tidur si kecil

Anak kecil sangat membutuhkan jam tidur yang cukup, Mam. Apalagi saat usia si kecil masih 1-2 tahun. Pasalnya, dengan memperhatikan jam dan pola tidur, kesehatan anak akan terjaga dengan baik, Mam. Tidur yang berkualitas bisa membuat anak terhindar dari penyakit, menyempurnakan pertumbuhan tubuhnya, dan membuat daya ingat dan pikir anak lebih baik, Mam. Untuk anak yang berusia 1-3 tahun membutuhkan jam tidur 11-14 jam per hari. Nah, perhatikan ya jam tidur anak mama!

4. Mengasah kemampuan motorik

Mama bisa mengisi waktu dengan si kecil dengan permainan yang tidak hanya menyenangkan, melainkan juga mengajarkan banyak hal yang berguna untuk meningkatkan kemampuan motoriknya, Mam. Ada banyak permainan yang mengasah kemampuan motorik anak, seperti mengisi botol dengan biji-bijian atau beras, dan membangun istana dengan pasir.

Baca juga: Ketahui Manfaat Besar Daun Sirih untuk Anak, Mam

Kalau usia anak sudah menginjak 18 bulan, mama bisa mengajari permainan play dough atau bermain adonan lilin. Caranya cukup mudah kok, Mam. Pertama-tama, campurkan satu gelas tepung terigu, satu gelas cangkir air, dua sendok makan krim, pewarna makanan, satu gelas garam, serta satu sendok makan minyak. Kemudian, aduk di atas api hingga membentuk adonan. Setelah adonan dingin, si kecil bisa mengeksplorasi adonan tersebut dengna kreativitasnya.

Dengan memperhatikan beberapa hal penting di atas, mama bisa menjaga kesehatan si kecil dengan baik di usia 1-2 tahun. Kalau artikel ini bermanfaat, jangan lupa share ke mama yang lain ya, Mam!
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar