Mam, Ketahui yuk Perkembangan Bayi di Trimester Pertama, Kedua, dan Ketiga

Mam, Ketahui yuk Perkembangan Bayi di Trimester Pertama, Kedua, dan Ketiga

Penghitungan kehamilan biasanya dihitung di setiap trimester yang dimulai dari hari pertama mensturasi terakhir, Mam. Trimester pertama kehamilan adalah minggu pertama hingga minggu ke-12 atau sekitar tiga bulan. Sedangkan trimester kedua adalah minggu ke-13 hingga minggu ke-27. Sementara itu, trimester ketiga kehamilan dimulai dari minggu ke-28 sampai menjelang kelahiran.

Untuk mama yang baru merasakan kehamilan pertama umumnya banyak yang tidak begitu paham mengenai perkembangan janin dari minggu ke minggu. Itu sebabnya, kalau tidak pahamn perhitungan kehamilan bisa jadi tidak tahu bagaimana pertumbuhan dan perkembangan si janin, Mam.

perkembangan bayi, janin, kehamilan
Sumber gambar: Pixabay/dw-lifestylefotografie

Idealnya, mama mencermati perkembangan janin setiap waktu. Artinya, mama harus tahu bahwa janin dari minggu ke minggu memang terus berkembang. Janin berkembang dari segumpal darah hingga menjadi calon bayi yang terus menyempurnakan organ-organnya sebelum keluar dari perut ibu.

Untuk itu juga, ibu hamil sangat berperan penting dalam menjaga perkembangan janin. Selain itu, pemeriksaan secara berkala ke dokter kandungan sangat dianjurkan mengingat ibu hamil harus senantiasa memantau pertumbuhan janinnya dari waktu ke waktu. Dukungan lain seperti makanan apa yang baik atau bernutrisi bagi ibu hamil juga harus menjadi prioritas.

Maka dari itu, ibu hamil setidaknya mengetahui perkembangan calon bayinya di tiga trimester seperti yang akan TemanMama.com ulas berikut ini.

Trimester pertama

Seminggu setelah terjadi pembuahan, telur yang dibuahi tumbuh menjadi bola mikroskopis (blastocyst) yang tertanam di dinding rahim. Implantasi inilah yang memicu serangkaian perubahan hormonal dan fisik ibu.

Pertumbuhan di minggu ketiga hingga kedelapan disebut tahap embrionik. Di tahap ini, embrio mengembangkan sebagian besar organ tubuh. Selama proses ini, embrio sangat rentan terhadap zat perusak, seperti alkohol, radiasi, dan penyakit menular.

Setelah pertumbuhan embrio mencapai panjang 1 inci (2,5 sentimeter) di minggu kesembilan, embrio ini berubah menjadi janin. Di masa ini, rahim juga berkembang menjadi seukuran kepalan tangan hingga seukuran buah anggur.

Baca juga: 9 Tanda Kehamilan yang Sering Dialami Mama Muda

Di trimester pertama ini terjadi pertumbuhan embrio yang luar biasa. Embrio mulai terlihat seperti biji kecil, kemudian menjadi berudu dengan ekor, dan tampak seperti manusia.

Berdasarkan hasil penelitian jurnal Health Expect (2017), Stina Lou dkk menyimpulkan, beberapa perempuan yang diteliti sangat bahagia dengan kehamilan pertama mereka. Risiko keguguran yang lebih tinggi di trimester pertama menjadi alasan utama para perempuan tersebut tak menceritakan kehamilan sampai akhir trimester pertama.

Penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa kehamilan trimester pertama melibatkan antara kegembiraan dan kecemasan. Apalagi, kehamilan tersebut merupakan kehamilan anak pertama. Itu sebabnya, mayoritas perempuan yang diteliti cenderung tak langsung mempercayai “pengetahuan” sehari-hari tentang kehamilan dan mencari informasi serta saran melalui dokter praktek.

Trimester kedua

Jika ini adalah kehamilan pertama, mama akan mulai merasakan janin bergerak di minggu 18 hingga minggu ke-22 setelah mengalami periode menstruasi terakhir.

Meski janin mama telah bergerak selama beberapa minggu, gerakannya belum cukup kuat untuk mama sadari. Pada awalnya, gerakan janin bisa begitu lembut sehingga mama mungkin tidak merasakan gerakannya.

Baca juga: Fakta Mengenai Kehamilan Ektopik yang Wajib Mama Ketahui

Apabila sebelumnya pernah hamil, mama barangkali akan merasakan gerakan janin di antara minggu ke-16 dan minggu ke-18.

Di dalam periode trimester kedua ini, janin masih membangun jaringan lemak di tubuhnya dan mulai naik berat badannya. Selanjutnya, di akhir trimester kedua, janin mama bertambah panjangnya mencapai 10 inci (25,5 sentimeter) dengan berat sekitar 680 gram.

Trimester ketiga

Kehamilan di trimester ketiga terbentang dari minggu ke-28 hingga periode kelahiran. Meski tanggal jatuh tempo kelahiran di sekitar akhir minggu ke-40, periode kehamilan penuh ini dapat terjadi antara minggu ke-37 dan minggu ke-42.

Selama trimester ketiga ini, janin mama akan tumbuh semakin besar dan organ tubuh janin lebih matang. Selain itu, janin jadi lebih sering bergerak, terutama di antara minggu ke-27 dan minggu ke-32.

Setelah minggu ke-32, janin menjadi lebih besar untuk bergerak dengan mudah di dalam rahim, namun di periode ini janin bergerak lebih sedikit.

Pada akhir trimester ketiga ini, janin biasanya mengendap dalam posisi kepala di bawah rahim. Mama mungkin akan merasakan ketidaknyamanan saat mendekati kelahiran ini.

Yuk, terus pantau perkembanga bayi mama, jangan sampai tidak mengikuti perkembangannya ya, Mam! Selamat menikmati kehamilan dan menunggu calon buah hati lahir dengan selamat ya…
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar