Memperkenalkan MPASI pada Bayi Usia 6 bulan

Memperkenalkan MPASI pada Bayi Usia 6 bulan

ASI sangat dibutuhkan bayi ketika belum menginjak usia 6 bulan. Bahkan setelah mama baru melahirkan, si kecil harus mendapatkan ASI eksklusif agar kebutuhan nutrisi dan imun tubuhnya jadi kuat.

Rasanya tidak ada yang tidak menganjurkan seorang ibu untuk tidak memberikan ASI di dua tahun usia bayinya. Tapi, Mam, ketika bayi berusia 6 bulan ke atas, sebaiknya mama memberikan makanan pendamping ASI atau biasa disebut MPASI.

Memperkenalkan MPASI pada Bayi Usia 6 bulan
Sumber gambar: Pixabay/yalehealth

Tapi mama harus ingat bahwa pemberian MPASI harus dilakukan secara benar. Menurut Jurnal Pangan dan Agroindustri (Vol. 3 No 4 p. 1646-1651), dalam artikel Basic Principles of Complementary Feeding for Infant 6-24 Months: A Review, MPASI diperlukan untuk bayi berusia 6 bulan dan diberikan secara bertahap sesuai usianya. MPASI juga harus padat gizi, bervariasi, serta higienis agar bayi tak terinfeksi bakteri.

Itu sebabnya, tak hanya pemberian MPASI yang jadi perhatian, tetapi juga bagaimana cara menyajikannya serta variasi dari MPASI tersebut. Untuk itu, dalam artikel TemanMama.com berikut ini akan menjelaskan mengenai kapan bayi mulai makan, trik mengajari MPASI, dan jenis makanan MPASI.

Kapan bayi boleh mulai makan

Sebelum bayi berusia 6 bulan, mama jangan pernah memberikan bayi makanan padat atau minuman yang bukan ASI.

Di usia 6 bulan ke bawah, bayi lebih mudah terkena risiko alergi kalau mendapat asupan makanan dan minuman, terutama seperti ikan, susu sapi, keju, telur serta roti.

Baca juga: Agar Anak Jadi Jenius, Saat Hamil Mama Wajib Konsumsi Makanan Ini

Perkembangan bayi yang satu dengan bayi yang lain memang sangat unik. Jadi, mama tidak dapat menyamaratakan antara satu dengan lainnya.

Namun, mama bisa memperhatikan ciri-ciri umum ketika bayi memang sudah bisa mengonsumsi MPASI. Seperti apakah ciri-cirinya? Yuk simak selengkapnya di bawah ini, Mam.
  • Bayi mulai menunjukkan ketertarikan dengan makanan yang dikonsumsi orang dewasa
  • Bayi mampu menelan makanan. Ini penting, Mam. Karena jika bayi belum bisa menelan, maka ia belum siap diberi MPASI
  • Bayi bisa duduk sendiri tanpa bantuan orang dewasa. Hal ini juga berpengaruh ketika bayi mulai mengonsumsi makanan karena kepala sudah bisa tersangga oleh tubuh dengan baik
  • Bayi bisa mengambil makanan dan memasukkan sendiri ke dalam mulut. Ciri-ciri ini sangat penting karena bayi sudah bisa mengoordinasikan mata, mulut, dan tangannya.
Namun ada kalanya banyak juga orang tua yang terlalu terburu-buru memberikan makanan pada bayi karena menganggap si kecil sudah bisa makan.

Mama jangan hanya berpatokan pada suatu hal, seperti si bayi sering memasukkan jarinya ke mulut. Pasalnya, mama harus lebih hati-hati dalam melihat perkembangan si kecil dengan melihat beberapa faktor yang  sudah dijelaskan di atas.

Trik mengajari MPASI

Kalau mama masih bingung bagaimana mengenalkan dan membiasakan MPASI kepada bayi, mama harus menyimak beberapa hal penting ini.
  • Mama jangan pernah memaksakan MPASI kepada bayi. Soalnya, bayi memerlukan waktu agar terbiasa dengan MPASI
  • Agar bayi tidak tersedak, jangan menyuapi dia ketika duduk di kursi goyang ya, Mam. Dan bila bayi ingin makan sendiri, maka biarkanlah dia mencoba mengambil dan memasukkan sendiri makanan ke dalam mulut
  • Buatlah suasana makan seriang mungkin. Jangan pernah menyuapi dalam keadaan bayi menangis. Untuk menciptakan suasana yang menyenangkan, mama bisa menggunakan perlengkapan makanan yang berwarna cerah, atau bisa juga sambil menyetel lagu anak-anak
  • Biasakan si kecil makan bersama mama dan anggota keluarga yang lain. Bila perlu siapkan kursi khusus untuk si bayi. Dengan makan bersama keluarga, si bayi lama-kelamaan akan belajar ketika memperhatikan cara orang dewasan makan
  • Bahan-bahan makanan MPASI jangan menggunakan penyedap rasa ya, Mam. Jika mama menggunakan bahan penyedap rasa akan mengganggu perkembangannya dan bayi berisiko ketagihan dengan kadar penyedap rasa yang lebih tinggi. 

Jenis makanan MPASI

Nah, MPASI yang cocok dikonsumsi bayi berusia 6 bulan adalah sayur dan buah yang terlebih dahulu mama haluskan, di antaranya apel, pisang, alpukat, kentang.

Selain itu, mama juga bisa memberikan bubur atau nasi yang juga dihaluskan.

Baca juga: Ketahui Manfaat Besar Daun Sirih untuk Anak, Mam

Apabila bayi sudah terbiasa dengan sayur dan buah, mama bisa menambah jenis makanan lain seperti daging ayam, roti, telur, atau ikan.

Dengan panduan singkat MPASI ini setidaknya mama mempunyai gambaran tentang bagaimana mengajari dan memperkenalkan MPASI kepada si kecil.

Selamat mencoba, Mam! Kalau artikel ini bermanfaat, jangan lupa share ke mama yang lain ya, Mam!
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar